>Memancing keberhasilan.,strike!!!–review dari blog motivasi

>Memancing keberhasilan.,strike!!!–review dari blog motivasi

>
Ada dari Anda yang punya hobi memancing?
Kalau ada, saya merekomendasikan Anda untuk
menyaksikan acara “Mancing Mania” di Trans 7.
Untuk jadwal acaranya Anda bisa googling. Tapi
biasanya sore.
Saya sendiri sebenarnya tidak punya hobi
memancing. Tapi entah senang sekali
menyaksikan acara ini. Mungkin pengaruh dari
teman kerja 1 tim juga yang notabene sebagian
besar punya hobi memancing, terutama tim WV
Jakarta (saya tim WV Cilegon).
Weekend yang lalu kebetulan tim WV Jakarta
main ke Cilegon. Niatnya sih mancing sekalian
refreshing. Kata orang-orang di galangan kapal,
perairan di sekitar situ banyak ikannya. Pun dari
bos yang punya galangan, menyediakan fasilitas
Fishing Yatch (kapal pancing) untuk kami pergi
memancing.
Sabtu menjelang siang, tim WV Jakarta datang.
Ngga pake lama kami ke galangan kapal.
Berhubung fishing yatchnya sudah disiapkan,
langsung berangkat ke laut. Saya tetap ikut
meski ngga punya hobi mancing. Yah,
menikmati udara laut itu menyenangkan.
Termasuk juga menyaksikan beberapa pulau
kecil di perairan sekitar yang nampaknya tidak
berpenghuni.
Peralatan pancing lengkap beserta umpannya
disiapkan. Tim WV Cilegon vs tim WV Jakarta.
Oh ya, Dirut ikutan juga. Malah Pak Dirut bikin
kompetisi. Siapa yang duluan dapat ikan, dapat
50ribu. Lumayan lah untuk ngopi-ngopi cakep di
Café, hahaha…
2 jam berlalu. Wajah-wajah mulai keliahatan bete
lantaran ngga dapat ikan. Bolak-balik kami
meneriakkan “Mancing Mania! Mantab”, slogan
yang sering diserukan di acara mancing mania.
Mantab sih mantab, tapi ikannya ngga nyantol
juga. Saya cuma bisa ketawa dalam hati, sambil
tetap menikmati angin laut dan kum kum kaki
biar segar.
Sampai akhirnya, STRIKEEEE…! Kata salah satu
anak tim WV Jakarta. Mana tarikannya berat pula.
Yang lain ketar-ketir alamat kehilangan duit
50ribu. Makin lama makin berat. Giliran ditarik
dan sudah dekat ternyata… keranda kosong
yang ngga ada ikannya. Entah, kok bisa kailnya
nyantol di keranda. Mending kalau di dalamnya
ada ikan. Lagi-lagi saya hanya bisa ngakak, tapi
kali ini diikuti teman-teman yang lain.
Rekan-rekan, seperti halnya kisah nyata di atas
dan acara tv mancing mania, maka seperti itulah
gambaran kehidupan masyarakat kita
kebanyakan. Sering sekali kita memandang
kesuksesan atau keberhasilan seseorang, hanya
ketika mereka sudah sampai di titik puncak. Kita
enggan untuk menelusuri jejak-jejak
perjuangannya dari awal, ketika mereka masih
berada di titik 0.
Ketika melihat acara Mancing Mania, tentu saja
yang diperlihatkan dan ditayangkan adalah ketika
kondisi Strike alias umpan dimakan oleh ikan.
Strike demi strike ditayangkan, seolah-olah
memancing itu gampang dan tidak perlu waktu
lama untuk mendapatkan ikan. Padahal
kenyataannya tidak begitu.
Bisa jadi tim Mancing Mania sebenarnya
menunggu beberapa jam hingga umpan
dimakan. Hanya saja, kamera untuk rekaman
dinyalakan ketika strike. Ada proses yang tidak
kita lihat sedang terjadi disini. Waktu, usaha,
tenaga, pengorbanan (umpan yang dimakan,
tapi ikan tidak nyantol di kail), dsb.
Seperti itulah gambaran kesuksesan yang
ditunjukkan para figur sukses yang kita kenal.
Kita melihat ketika mereka sampai di puncak.
Tapi kita sering lupa, ada proses yang tidak
terlihat dalam upaya mereka mencapai
semua keberhasilan tersebut. Sama saja
dengan memancing : butuh waktu, usaha,
tenaga dan pengorbanan. Sadari bahwa tidak
pernah ada yang instan di dunia ini.
Karena memancing di laut tidak mendapatkan
apa-apa kami kembali. Tidak langsung pulang,
melainkan masih melanjutkan acara mancing.
Tapi kali ini di pinggiran dermaga galangan kapal.
Untunglah, tidak selang agak lama 3 strike terjadi.
Sayang, ikan yang tertangkap (ikan kerapu)
hanya satu. Yang 2 lepas karena jala-jala ikannya
bolong. Ya sudahlah, daripada tidak dapat apa-
apa. Kembali, saya hanya tersenyum simpul
meski dalam hati ngakak habis-habisan. Mancing
mania, mantab! Hahaha…
Regards,

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s