Keajaiban Ilahi pada penciptaan Hidung

Keajaiban Ilahi pada penciptaan Hidung

Allah menegakkan batang hidung pada wajah dalam bentuk dan kondisi yang paling bagus. Allah melengkapinya dengan dua lubang yang dipisah dengan dinding pemisah lalu memasang alat penciuman di dalamnya.

image

Dengan alat itu kita dapat mencium berbagai aroma yang wangi maupun yang busuk, yang bermanfaat maupun yang berbahaya. Dengan alat itu pula kita bisa menghirup udara untuk kemudian dialirkan ke jantung. Dengan udara itu pula jantung dapat bekerja dengan baik.

Allah tidak menciptakan lubang hidung dalam bentuk bengkok dan banyak cabangnya sebagaimana halnya lubang telinga.

Hikmahnya agar hidung tidak menyimpan aroma busuk hingga dapat melemahkan fungsinya dan memutus salurannya. Allah menciptakannya sedemikian rupa sehingga cairan yang berasal dari otak dapat mengalir turun dan terkumpul di dalamnya untuk kemudian dikeluarkan.

image

Kemudian Allah menciptakan bagian atas lubang hidung itu bentuknya lebih kecil dari pada bagian bawah. Sebab dengan bentuk seperti itu akan mempermudah keluarnya cairan-cairan otak tersebut. Di samping dapat menghirup udara sebanyak mungkin lalu ditarik naik ke bagian atas sedikit demi sedikit hingga sampai di jantung tanpa membahayakan dan mengganggu kerjanya.

Kemudian Allah menciptakan dinding pemisah antara kedua lubang tersebut untuk sebuah hikmah dan rahmat dari-Nya. Sesuai dengan bentuk batang hidung dan salurannya sebagai pelindung cairan-cairan kepala yang mengalir dan hawa yang dihirup maka perlu diberi dinding pemisah di tengahnya agar tidak merusak cairan ataupun hawa yang keluar masuk melalui lubang hidung. Dan juga agar tidak menghalangi udara yang dihirup. Sehingga bila salah satu lubang hidung tersumbat cairan maka lubang yang satu dapat digunakan untuk bernafas.

Dan juga berhubung manusia hanya memiliki satu hidung tidak seperti alat panca indera lainnya yang berpasangan, seperti telinga dan mata yang diciptakan berpasangan karena bilamana salah satu sakit atau terkena sesuatu yang menghambat fungsinya maka yang satunya masih bisa berfungsi sehingga alat indera tersebut tidak macet total.

Dan juga sekiranya diciptakan dua hidung di wajah tentu akan kelihatan lucu, maka diciptakanlah satu hidung dengan dua lubang yang dipisah dengan dinding pemisah. Kedua lubang itu memiliki fungsi yang sama sebagaimana fungsi kedua mata dan telinga. Maha Suci Allah Rabbul ‘Alamin sebaik-baik pencipta.

=========
Sumber: Keajaiban-keajaiban Makhluk dalam Pandangan Al-Imam Ibnul
Qayyim, oleh Abul Mundzir Khalil bin Ibrahim Amin, penerbit: Darul Haq cet. 1, hal. 25-26.

=============

image

Hidung berfungsi menghirup udara pernafasan, menyaring udara, menghangatkan udara pernafasan, juga berperan dalam resonansi suara.
Rongga Hidung
Rongga hidung terdiri atas :
• Vestibulum yang dilapisi oleh sel submukosa sebagai proteksi.
• Struktur konka yang berfungsi sebagai proteksi terhadap udara luar karena strukturnya yang berlapis.
• Sel silia yang berperan untuk melemparkan benda asing ke luar dalam usaha untuk membersihkan jalan napas.
Bagian internal hidung adalah rongga berlorong yang dipisahkan menjadi rongga hidung kanan dan kiri oleh pembagi vertikal yang sempit, yang disebut septum.
Jaringan Epitel
Jaringan epitel penyusun daerah olfaktori adalah epitel silindris bertingkat, yang tersusun atas tiga jenis sel, yaitu sel penyokong, sel basal dan sel olfaktorius.

image

1. Sel Penyokong.
Sel-sel ini berbentuk silindris, tinggi ramping dan relatif lebar dibagian puncaknya, serta menyempit dibagian dasarnya. Di permukaan apikal sel terdapat mikrofili yang menonjol di dalam lapisan mukus.

2. Sel Basal
Sel berbentuk kerucut, kecil dengan inti berbentuk lonjong, dan gelap terletak di antara sel-sel penyokong di bagian dasar. Sel-sel ini dianggap sel induk yang mampu berkembang menjadi sel penyokong.

3. Sel Sensorik/Sel Olfaktoria.
Berfungsi mendeteksi rangsangan zat kimia berupa gas di udara (kemoreseptor).

Faring

Fungsi utama faring adalah sebagai saluran alat pencernaaan yang membawa makanan dari rongga mulut hingga ke esophagus.Hubungan faring dengan rongga hidung dan laring ini membuat faring menjadi cukup penting dalam produksi suara, serta memungkinkan manusia untuk bernafas menggunakan mulut.

Laring

Fungsi utama laring adalah untuk memungkinkan terjadinya vokalisasi.Laring juga melindungi jalan napas bawah dari benda asing dan memudahkan batuk. Laring sering disebut sebagai kotak suara dan terdiri atas:
• Epiglotis : daun katup kartilago yang dapat menutup saat proses menelan.
• Glotis : memungkinkan terjadinya vokalisasi
• Kartilago Thyroid

Bagian Hidung Lainnya

• Lubang hidung: untuk keluar masuknya udara.

• Rambut hidung: untuk menyaring udara.

• Selaput lendir: tempat menempelnya kotoran dan sebagai indra pembau.

• Serabut saraf: mendeteksi zat kimia yang ada dalam udara pernapasan.

• Saraf pembau: mengirimkan bau – bauan ke otak.

• Tulang rawan: sebagai pembentuk hidung. Jadi bagaimana bentuk hidung anda saat ini adalah karena adanya tulang rawan.

• Pemisah (septum): yakni yang memisahkan hidung menjadi dua bagian atau 2 rongga yang mana membentengi hidung ke dari depan hingga ke dalam hidung.

Mekanisme Menghidu

Rangsang (bau) – lubang hidung – epitelium olfaktori – mukosa olfaktori – saraf olfaktori – talamus – hipotalamus – otak.
Kumpulan gas kimia ikut masuk bersama udara yang kita hirup melalui rongga hidung. Di rongga hidung gas itu tadi akan menyentuh kemoreseptor (menerima rangsang) yang ada di lapisan epitel rongga hidung. Rangsangan ini diteruskan oleh saraf olfaktori ke otak untuk diterjemahkan.
Sedangkan molekul-molekul kimia yang bersenyawa dengan air dalam udara akan larut dalam mukus atau lapisan lendir pelindung kemoreseptor, kemudian akan mengalami proses yang sama seperti di atas sehingga akan terjadi sensasi bau.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s