Tanda kekuasaan Allah di Alam semesta

Tanda kekuasaan Allah di Alam semesta

​Cobalah perhatikan galaksi yang beredar bersama matahari, bulan, bintang, gugusan-gugusannya. 

Masihkah kita merasa sombong, berpijak diatas bumi, padahal bumi termasuk benda terkecil di alam semesta ?

Coba lihat bagaimana galaksi ini terus menerus mengelilingi alam semesta sampai pada batas waktu yang telah ditetapkan menurut tertib dan aturan ilahi. 

Bumi bahkan dibanding matahari hanya titik kecil !, bagaimana kita di dalam bumi yang hanya setitik debu, diantara KeagungaNya? Kadang kita bersikap seolah Lebih berkuasa dari Yang Maha Kuasa? Merenunglah, Berfikirlah?

Coba perhatikan pergantian siang dan malam, musim yang datang silih berganti, panas dan dingin, serta berbagai maslahat di atas muka bumi bagi makhluk hidup dan tumbuhan. Apakah seluruh perkara itu tersamar atas orang yang memiliki ilmu pengetahuan? 

Berfikir ulang sebelum menyombongkan diri lihat ulang seberapa besar diri kita diantara KekuasaanNya?

Bahwasanya semua itu merupakan ciptaan Allah Yang Maha Bijaksana dan ketentuan dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
Oleh sebab itu para rasul berbicara kepada umat mereka dengan pembicaraan orang yang tidak ragu tentang Allah. Para rasul mengajak umatnya supaya menyembah Allah semata, bukan hanya untuk mengakui keberadaan-Nya!

Para rasul berkata kepada umatnya:

“Berkata rasul-rasul mereka: “Apakah ada keragu-raguan terhadap Allah, Pencipta langit dan bumi?” (Ibrahim: 10)

Coba perhatikan pelajaran yang dapat diambil dari alam semesta ini, bagaimana Allah merajut bagian-bagiannya, mengaturnya dengan sebaik-baik aturan yang menunjukkan kesempurnaan kudrat penciptanya, kesempurnaan ilmu, hikmah dan kelembutan-Nya.

Sekiranya engkau memperhatikan galaksi raya ini engkau pasti dapati seperti rumah yang telah dipersiapkan segala sesuatunya. Di dalamnya terdapat seluruh fasilitas, maslahat dan segala sesuatu yang dibutuhkan makhluk hidup. Langit adalah atap yang tinggi, matahari dan bulan adalah lentera yang bersinar, bintang-bintang adalah lampu dan perhiasan bagi langit, sekaligus sebagai penunjuk jalan bagi orang-orang yang berjalan di muka bumi ini.

==============

Maraji’/Sumber: Keajaiban-keajaiban Makhluk dalam Pandangan Al Imam Ibnul Qayyim, karya Abul Mundzir Khalil bin Ibrahim Amin (penerjemah: Abu Ihsan Al-Atsari Al-Maidani), penerbit: Darul Haq, cet. 1, Sya’ban 1423 H / Oktober 2002 M, hal. 102-103.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s