Kudrat Ilahi pada Penciptaan Buah Delima

Kudrat Ilahi pada Penciptaan Buah Delima

​Sekarang coba perhatikan bagaimana Allah menciptakan buah delima. Di dalamnya terdapat hikmah dan keajaiban luar biasa. Engkau dapat melihat bagian dalam buah delima seperti puncak bukit, daging buah yang saling tumpang tindih satu sama lain pada sisi-sisinya. Engkau dapat lihat bijinya tersusun rapi dan teratur. Tangan-tangan manusia tidak akan bisa menyusunnya seperti itu. Engkau dapat lihat bijinya terbagi-bagi menjadi beberapa kelompok dan bagian. Setiap bagian dan kelompok terbungkus dengan pelapis yang terajut dengan rajutan yang sangat rapi, sangat halus dan sangat menakjubkan. Semua itu diciptakan hanya dengan perkataan ‘kun’ maka jadilah dia.

Coba perhatikan juga kulit pembungkus yang sangat rapi dan kokoh yang menutupi seluruh bagiannya dengan baik dan sempurna. Coba perhatikan hikmah yang sangat tinggi pada daging buah delima yang diletakkan di dalamnya. Biji-biji delima itu tidak saling mengait satu sama lain, sebab bila saling mengait maka akan menjadi satu kesatuan dan akan menjadi satu biji saja. Lalu Allah menempatkan daging di sekeliling biji agar dapat memberinya saripati makanan. Sebagai buktinya engkau dapat lihat akar biji delima itu terpusat pada daging tersebut. Berbeda halnya dengan biji anggur yang tidak membutuhkan hal itu. Allah melengkapi setiap biji dengan jaringan sebagai alat menyerap minuman. Biji-biji tersebut tidak saling berebut menyerap minuman karena tiap biji telah dilengkapi dengan alat penyerap untuk menyerap saripati makanan dan minuman. Maha Suci Allah pencipta yang paling baik.

Kemudian apabila biji-biji delima itu dibawa dan ditenteng bersama lapisan pembungkusnya, maka tidak akan berserak dan bercerai berai. Kemudian dibungkus lagi dengan kulit yang keras untuk menjaganya dan mengokohkannya dengan izin Allah dan kudrat-Nya. Itulah sedikit dari banyak sekali hikmah yang terkandung pada buah delima dan tanda-tanda kekuasaan Allah pada buah tersebut yang tidak mungkin seorangpun dapat menyebutkannya satu persatu meskipun diberi waktu yang panjang dan pemikiran yang luas.
ﻭَﻛَﺄَﻳِّﻦْ ﻣِﻦْ ﺁﻳَﺔٍ ﻓِﻲ اﻟﺴَّﻤَﺎﻭَاﺕِ ﻭَاﻷَْﺭْﺽِ ﻳَﻤُﺮُّﻭﻥَ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﻭَﻫُﻢْ ﻋَﻨْﻬَﺎ ﻣُﻌْﺮِﺿُﻮﻥ

“Dan banyak sekali tanda-tanda (kekuasaan Allah) di langit dan di bumi yang mereka melaluinya, sedang mereka berpaling daripadanya.” (Yusuf: 105)


==========================

Sumber: Keajaiban-keajaiban Makhluk dalam Pandangan Al Imam Ibnul Qayyim, karya Abul Mundzir Khalil bin Ibrahim Amin (penerjemah: Abu Ihsan Al-Atsari Al-Maidani), penerbit: Darul Haq, cet. 1, Sya’ban 1423 H / Oktober 2002 M, hal. 143-144.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s